Value Dalam Keluarga

Value Dalam Keluarga

Kalau orangtua sudah ngumpul, bisa ada obral-obrol seperti ini:

“Saya heran dengan anak saya si Andi. Dia itu sebetulnya cerdas, tapi kok nggak bisa juara pertama seperti temannya? Padahal sewaktu di-test, IQ-nya sampai 130. Artinya superior, kan? Dia cerdas sekali tapi nilainya biasa aja. Bikin kesel, deh!”

“Buat saya, yang penting anak itu senang di sekolah. Nggak usah stress harus mengerjakan PR atau dibebani ulangan. Kalaupun nilainya jelek, remedial aja terus sampai bagus. Kan sekolah kasih empat kali kesempatan perbaikan. Kalau masih jelek juga, paling-paling dikasih tugas. Nanti nilainya diambil dari situ.”

”Saya mau anak-anak saya lebih punya kemampuan dibanding pengetahuan. Jadi nggak usah sekolah yang bagus-bagus. Lebih baik kasih dia macam-macam les. Anak saya les piano dari umur 3 tahun. Jadi kalau besar nanti dia nggak punya kerjaan, kan lumayan bisa jadi guru les aja.”

Saya jadi berpikir, apa yang berbeda dari ketiga pernyataan di atas?
Ternyata value-nya berbeda!
Pernyataan mana yang benar? Mana yang salah?
Pada dasarnya setiap keluarga memiliki tatanan nilai yang dianggap penting dan prioritas untuk diterapkan. Sangat wajar ketika nilai keluarga yang satu berbeda dengan yang lain. Perbedaan lingkungan, status, dan cara pandang mempengaruhi pilihan setiap keluarga.

John C Maxwell dalam bukunya The 17 Indisputable Laws of Teamwork mengatakan bahwa nilai bisa membantu sebuah tim (termasuk keluarga) lebih terhubung dan lebih efektif. Nilai-nilai bersama bisa diumpamakan sebagai :
– perekat saat menghadapi masa-masa sulit
– landasan untuk bertumbuh
– pengukur antara harapan dan prestasi yang dicapai
– kompas moral yang membantu anggota tim mengambil keputusan
– identitas yang unik bagi tim yang Anda pimpin

Nilai-nilai dalam keluarga harus diperjelas, dibandingkan dengan praktiknya, diajarkan terus-menerus, diresmikan, dan dipraktikkan dengan gembira.

Jadi jika anak Anda tidak berperilaku sebagaimana yang Anda inginkan, jangan-jangan nilai antara dia dan Anda memang berbeda?
Kalau anak Anda tidak berprestasi sebagaimana yang Anda inginkan, jangan-jangan juga karena ada value yang berbeda?

Bagaimana kalau Anda mengecek keberadaan nilai dalam keluarga Anda sekali lagi?
Dan memastikan anak-anak Anda sepakat dengan Anda dalam melaksanakannya?

Mengenai bagaimana cara menemukan value keluarga dan merumuskannya, diuraikan dalam buku ’The Rising Star’ karya Laurentia Mira (2017:Elex Media)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Phone: 0857 7055 8775
WA: 0857 7055 8775
Jl. Gempol Wetan No. 8,
Bandung, 40115
Style switcher RESET
Body styles
Color settings
Link color
Menu color
User color
Background pattern
Background image
WhatsApp Kontak WhatsApp chat